Polyvore
Iri. Mungkin itu satu kata yang menggambarkan perasaan gue saat ini. Kata ini terdengar sangat egois sebenarnya, dimana gue terkesan cuma memikirkan diri gue sendiri. Tapi sebenarnya hal yang bikin gue iri bukan karena gue gak bisa pegang jabatan itu, tapi karena gue udah gak bisa jadi bagian dari itu semua. Gue pengen ngerasain gimana memulai sesuatu dari awal, from scratch, membentuk tim dari cuma 4 orang, jadi 17, jadi 25, sampe akhirnya full team 52 orang. Gue pengen ngerasain itu semua. Simple. Gue pengen punya ID card yang sama 3 tahun berturut2, gue pengen punya kaos itu 3 tahun berturut-turut. Hahahahaha mungkin ini adalah hal-hal sederhana, kesannya gak penting, tapi entah kenapa gue tetep pengen itu semua.
So this is probably the last place I'd come to to tell you my story, my feeling, or even something that have been bothering me for a while. First of all I'd like to point out to you (or myself, when I'm reading it back, since I guess no one even bothered to read this post but me) that right now is literally middle of the night, where I am currently writing this post on my bed. May I remind you that I barely slept for 5 hours, but right now I am wide awake and it seems like I wont be sleeping for a while so I've decided to do this.
Have you ever wanted something so bad, it became the only thing in your mind, but you couldn't do anything to reach it? Nothing you can do to change the reality, because that one thing has been taken away by someone else... I never want to blame that person, but it still hurts... So much. Everytime I'm strugling to keep myself together so I won't break.
Before this post goes any further, I'd like to mention that I'm writing it in the middle of the night and in complete darkness no less. Latar belakang penulisan post ini adalah karena gue gabisa tidur gara2 hati lagi campur aduk rasanya.
Gue penasaran apa yang ada dalem pikiran orang2 ketika gue bilang gue ini anak tunggal. Pada mikir kalo gue manja kah? Mikir klo apapun yang gue mau bakal diturutin? Well, sini gue klarifikasi...
Gue lagi berasa kehilangan arah. Setelah kehilangan seminggu pertama kuliah, dan jatah bolos berkurang satu untuk semua matkul, gue akhirnya mulai kuliah lagi. Dan meeennn, gue segitu kehilangan arahnya sampe bingung mau ngapain. Dan gue baru sadar, gabut itu capek banget ya meeeennnn... Gue mending disuruh lari bolak balik tritura - depie seharian sampe kaki lecet daripada punya banyak waktu luang kayak gini. Pantesan aja gue bawaannya galau mulu pas liburan, pasti gara2 saking gabutnya.
Postingan perdana yang dari Depok. Ihiy!
Jadi ceritanya resolusi liburan kali ini adalah... Baca novel! Kasian novel-novel yang gue beli akhirnya malah nganggur dalem rak buku, tak tersentuh. Lumayan lah gue berhasil nyelesain 4buku kalo gasalah. 3 novel english, 1 indonesia. Seneng banget karena gue akhirnya ngurang-ngurangin buku yang cuma jadi pajangan sampe berdebu. Habit sih ya, seneng belinya doang... Mood buat bacanya tapi gak muncul-muncul.
Kakak-kakak kelas gue pas sma sempet bilang klo pengalaman sekolah di 78 itu sangat ngelatih mental pas kuliah. Hmmm bener? Mungkin buat yang jurusan ipa pas sma sih iya. Tapi gue malah justru takut karena selama sma gue gak ngerasa ada tekanan mental sama sekali. Hidup gue di ips bahagia sejahtera banget coy. Gue tidur gapernah malem-malem, trus pr juga sedikit banget. Hampir gak ada malah, paling juga cuma matematika, dan itu biasanya juga ngerjainnya pas di sekolah. Bahkan pas uts-uas tuh gue belajar cuma 2 jam, dari jam 7-9malem. Trus tidur. Ini beneran loh.
Like I said before, hidup gue itu flat. Lurus-lurus aja. Sangat bersyukur sih, karena selama ini gue ngejalanin hidup beratnya tuh gak seberapa, dan sebagian besar lolos tanpa lecet sedikitpun.
Ada yang pernah bilang fangirling itu semacam kamuflase. Kegiatan buat escape dari reality. Dan setelah kejadian suatu hari gue galau berlebihan, dan langsung nyari pelarian ke fangirling, gue baru mikir... Bener juga ya? Jadi selama ini gue fangirling hard itu secara gak sadar adalah pelarian gue dari dunia nyata? Hahaha mungkin juga, karena akhir-akhir ini gue lebih 'hidup' di dunia nyata gue dan mulai meninggalkan dunia fangirling.
Ini udah ganti bulan, ganti tahun, ganti semester semenjak terakhir kali gue ngepost di blog ini. Wahhhh... Sudah lama yaaa -_-
I thought it was just a simple crush, that would be gone by tomorrow... But I guess I was wrong. And then I thought it would be easier for me to let go if I just be honest about it. But even after I said it, the feeling doesn't seem to fade away... Instead, I feel as if it's getting stronger day by day.
I'm starting to questioning everything. After everything has said, am I ready to move on? Or maybe I'm not ready to let go because I haven't been completely honest about my feeling?
I said I like you. But my heart says I really like you. Or is it love? Nah maybe I'm too afraid to say that word because 'love' sounds so much like a big word. Or maybe I'm too afraid because I haven't said it to anyone before... Like ever. I said you were just my crush. Well, maybe it's also more than that. If there's such a word for it. Honestly I don't just have a crush on you, I also adore you. I feel so comfortable around you, I feel like I could listen to everything you say eventhough most people say it's boring. I love to talk to you, to argue with you. I might also lied about how long have I liked you. I said it's been 2 and a half year... But I'm pretty sure it's longer than that. I still remember the first time I saw you. It was you very first drama performance. It's even before they put us in the same class, right? You remember that performance? Because I do. I'm not saying it was love at first sight because I don't believe in it. I'm pretty sure that my feelings for you weren't as strong as today. But it was that moment that started everything. And when someone asked me what makes me like you... I might also lie. I said I have no reason when in fact I could go on and on about it. Actually, my reasons are too good for words. Or maybe I'm just too shy to say it.
I find it funny how people never notice anything. They never notice that I always tried to sit near you. They never notice how excited I am everytime I had a chance to talk to you. They never notice how I secretly starred at you during class. They never even notice how I got so quiet everytime they made fun of you. I did laugh sometimes, and I'm sorry. I didn't mean all of that.
I'm just so used to see you everyday and thinking about how I'm not gonna get that chance, it makes me sad. I know that we haven't seen each other that regularly since few months ago, but when we officially start our college life next month, it'll be more real that I won't see you every morning in class. Thank you for the last few years, you had been one of my reasons to get up everyday and go to school.
We need to say goodbye, you know. A proper goodbye.
I missed this blog. I've been wanting to write again, the only problem is... I don't know where to begin.
setiap orang pasti punya rumah impian, rumah idaman, dan rumah-rumah lainnya. yak, kita masing-masing pasti punya bayangan sendiri tentang bagaimana rumah yang sempurna (walaupun tidak ada yang sempurna di dunia ini... cuih)
buat gue, di rumah impian gue nanti harus ada unsur fairytale, fashion, air, modern, etnik, dan... westlife. dan bagaimana gue memvisualisasikan semua itu?
pertama, rumah impian gue harus punya unsur fairytale nya. gue sebenarnya irii sama princess-princess di dunia disney yang punya suara indah, tinggal di kastil yang cantik, dan punya suami ganteng. oh dan yang paling penting, mereka punya ending yang happily-ever-after. yang gue pengenin untuk jadi bagian dari rumah impian gue sebenernya sih cuma kastil nya yang "ajaib" banget. kastil yang gue suka itu adalah kastilnya Prince Eric yang ada di pinggir laut. seru aja kan punya rumah gede di pinggir laut :'). trus gue juga mau bentuknya kayak kastil di film sleeping beauty gitu. kenapa? soalnya bentuknya macam kastil-kastil yang sesungguhnya (?).
lalu yang kedua, rumah impian gue harus ada unsur etniknya. gimana caranya gue mewujudkan unsur ini di rumah gue yang macam kastil di pinggir laut? gue pengen rumah gue nanti terbentuk dari kayu dan batu-batuan. trus karena gue suka sama relief di candi-candi gitu, maka rumah gue harus ada ukirannya! gak perlu menceritakan riwayat gue atau apalah, yang penting jadinya unik.
trus gimana sama design interior dalem rumah? walaupun gue pengen ada unsur-unsur etniknya, tapi gue tetep mau rumah gue ada sentuhan modern nya. dan karena gue punya obsesi sama New York, khususnya Upper East Side, ya berarti rumah gue harus menunjukkan identitas gue itu. tau gimana kamarnya blair waldorf di gossip girl? that's exactly what i wanted for my bedroom. klo gatau... cari tau aja sendiri -_-
fashion. gimana cara gue membayangkan rumah yang punya unsur couture nya? yang paling penting, gue harus punya closet ajaib semacam di hannah montana dan princess diaries. disitu gue bisa naro semua koleksi gue, dari koleksi pakaian sampai aksesoris nya kayak sepatu, tas, sampai perhiasan-perhiasan gitu. dan untuk closet ini, yang jelas gue perlu ruangan yang ukurannya besarrrrrrr. selanjutnya rumah gue harus punya runaway. yak, runaway. gue membayangkan betapa asiknya klo kita bisa jalan keliling rumah ala ala model d atas catwalk gitu muahahaha. klo bisa sih runaway nya ada glitter-glitter nya juga, tapi itu terdengar aneh -_-
lalu unsur air. gue sangat sangat sangat sangat suka air. dan gue sangat suka fashion show antm yang di atas air. karena itu, gue mau di sekeliling runaway yang gue design mengelili rumah itu ada airnya. :'). seru banget kan kan kan???
lalu yang terakhir unsur westlife. yang jelas sih gue harus punya satu ruangan khusus semacam museum untuk naro berbagai koleksi westlife gue. di ruangan ini nanti gue pakai klo gue pengen bernostalgia. dan ruangan ini - serta seluruh barang yang ada di dalamnya - akan jadi warisan ke anak cucu gue, sehingga mereka tau seberapa cintanya gue sama westlife.
itulah bayangan gue tantang rumah impian. aneh? ribet? biarin :p
xoxo
hola! it feels like i haven't post anything in here forever -_-
sejujurnya, ini bukanlah saat yang tepat untuk blogging karena besok ada ulangan ekonomi di jam pertama. tapi gue juga mau ngomongin hal lain, jadi langsung saja!
we all knew that westlife is going to *beep* next year. (disensor karena gue gak sanggup menyebutkan kata-kata terkutuk itu). lalu, sekitar kurang dari sebulan yang lalu akhirnya hati gue tergerak untuk melengkapi koleksi westlife gue yang sangat tidak lengkap. dan gue gak akan nyebuk koleksi gue terdiri dari apa aja, dan apa aja yang blom gue punya. malu sendiri soalnya -,-
oke lanjut! jadi karena hati gue akhirnya tergerak, tangan gue pun langsung ikut bergerak... muter-muter di google nyari semua yang gue perlu dan juga mencari jalan untuk mendapat barang-barang itu huaaaah. dan sepertinya jalan gue sangat dipermudah :') banyak perantara yang bisa dimanfaatkan supaya gue gak rempong-rempong urus ini itu :')
sejujurnya, ini dari postingan ini adalah meminta kepada siapapun yang membaca ini untuk ikut mendoakan usaha saya agar lancarrrr. amin :')
dan saya juga menerima berbagai hadiah loh, apalagi yang berhubungan sama westlife huahahahaha
udah deh, belajar lagi :/ mikirin westlife lagi
Bubye :*











